Artikel Vol 2 No 2 (2023) · Hal. 211-217 Jurnal Nasional

Dampak Media Sosial Terhadap Regulasi Emosi Mahasiswa Pada Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam

The Impact of Social Media on Students' Emotional Regulation in the Islamic Guidance and Counseling Study Program

  • Hanan Sarah Azzahra(1) * Corr.
  • Nasichah(2)
  • Agis Nur Fazhan Sulistira(3)
  • Putty Anggie Septiani(4)
  1. (1)(2)(3)(4) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta image/svg+xml , Indonesia

* Penulis korespondensi: hanansarahwork@gmail.com

Abstrak

Media sosial merupakan salah satu alat sosial yang sangat mudah digunakan dan dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Dampak yang mungkin terjadi antara lain perasaan cemas, terlalu banyak berpikir, bahkan kemungkinan kecanduan, yang dapat membuat remaja kesulitan mengendalikan emosi mereka. Jika hal ini terjadi terus-menerus, dapat berbahaya bagi kesehatan mental, terutama dalam mengendalikan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesehatan mental siswa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terkait kesehatan mental emosional pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan regulasi emosi rendah cenderung menggunakan media sosial untuk mengurangi tekanan yang mereka alami, yang berpotensi menyebabkan kecanduan jika perilaku tersebut berlanjut. Siswa dengan regulasi emosi tinggi cenderung menghindari kecanduan media sosial karena mereka terlibat dalam aktivitas lain yang mengatur emosi mereka secara efektif.

Social media is one of the very easy social tools that can have both positive and negative impacts. The impacts that may occur include feeling anxious, overthinking, and even the possibility of addiction, which can make adolescents struggle to control their emotions. If this happens continuously, it can be dangerous for mental health, especially in controlling emotions. This research aims to examine the mental health of students in the Islamic Counseling and Guidance UIN Syarif Hidayatullah Jakarta regarding emotional mental health in adolescents. This research uses a qualitative case study method that shows students with low emotional regulation abilities tend to use social media to reduce the pressure they experience, leading to potential addiction if such behavior continues. Students with high emotional regulation tend to avoid social media addiction because they engage in other activities that regulate their emotions effectively.

Kata kunci / istilah indeks
  • Dampak media sosial terhadap regulasi emosi mahasiswa
  • Dampak media social pada mahasiswa BPI
  • Regulasi emosional mahasiswa